Rabu, 24 Juli 2019

MATERI KEWIRAUSAHAAN KELAS XII

KEWIRAUSAHAAN

Pengertian kewirausahaan
Wirausaha (enterpreuneur) adalah seorang yang memiliki kepribadian unggul yang pantas untuk diteladani, karena atas kemampuan sendiri dapat melahirkan suatu sumbangsih karya untuk kemajuan kemanusiaan, yang berlandaskan pada kebenaran dan kebaikan. Adapun kewirausahaan (enterpreuneur) adalah suatu profesi yang timbul karena interaksi antara ilmu pengetahuan, yang dapat diperoleh dari pendidikan formal, dengan seni yang hanya dapat digaji dari rangkaian kerja yang diberikan dalam praktik. Oleh karena itu, seorang wirausaha melakukan kegiatan mengorganisasikan berbagai faktor produksi, sehingga menjadi suatu kegiatan ekonomi yang mengahasilakan laba, yang merupakan balas jasa atas ketersediaan memiliki risiko.


Dengan demikian, fungsi yang dilakukan oleh seorang wirausaha dalam hal ini adalah sebagai berikut.

  1. Mengidentifikasi kesempatan.
  2. Mengumpulkan sumber daya menusia dan sumber daya lain.
  3. Menarik investasi atau dana dari perorangan atau lembaga keuangan.
  4. Melaksanakan proses produksi atau perdagangan.
  5. Menanggung resiko.
Wirausaha berbeda dengan manajer, meskipun keduanya juga mempunyai persamaan. Kindleberger dalam bukunya Economic Development menyatakan, bahwa wirausaha dan manajer sama-sama menyatukan dan mengorganisasikan faktor produksi, menetapkan sasaran dan mengusahakan hasil akhirnya. Perbedaannya adalah bahwa manajer mengerjakan tugas-tugas pengambilan keputusan dan pengawasan yang bersifat rutin dibandingkan wirausaha.

Menurut Geoffrey G.Meredith, wirausaha adalah orang yang mempunyai kemampuan melihat dan menilai kesempatan-kesempatan usaha (bisnis), mengumpulkan sumber-sumber daya yang dibutuhkan guna memastikan sukses.

Para wirausaha merupakan pemimpin, dan mereka harus menunjukkan sifat kepemimpinan dalam pelaksaaan sebagian besar kegiatan-kegiatan mereka. Seorang wirausaha percaya penuh pada dirinya dan kemampuannya dalam mengambil keputusan yang tepat. Kemampuan mengambil keputusan inilah yang merupakan ciri khas seorang wirausaha.

Wirausaha harus meluangkan sebagian besar waktunya untuk merencanakan kegiatan-kegiatan bisnis. Dengan semakin berkembangnya suatu perusahaan, kebutuhan akan perencanaan menjadi semakin besar. Seorang wirausaha harus dapat mengelola waktu dengan efektif, dan kunci penggunaan waktu secara efektif terletak dalam manajemen yang lebih baik.

Peranan kewirausahaan dalam perekonomian
Kegiatan kewirausahaan dapat dilakukan dalam bidang pendidikan, bidang karier, jabatan, dan bidang perekonomian. Kewirausahaan dalam bidang perekonomian, merupakan setiap usaha yang berhubungan langsung dengan pemenuhan kebutuhan manusia. Usaha pemenuhan kebutuhan ekonomi ini memerlukan aktivitas dalam manusia. Usaha pemenuhan kebutuhan ekonomi ini memerlukan aktivitas dalam bidang perekonomian, seperti peningkatan pengetahuan berusaha dan pengembangan modal. Aktivitas ekonomi diarahakan pada usaha menambahkan penghasilan, untuk memerlukan kebutuhan konsumtif pengusaha dengan keluarganya ataupun denga orang-orang lain, misalnya karyawannya, dan masyarakat sekitarnya.

Usaha untuk mencapai keberhasilan dalam aktivitas ekonomi, diperlukan kualitas pribadi yang kuat dan mantap dalam berusaha. Para pengusaha perlu memiliki sikap dan kemauan yang kuat untuk bekerja, demi terwujudnya pertumbuhan ekonomi pribadi dan masyarakat. Disamping itu, harus memiliki semangat berpetualang, berani berspekulasi, dan mengahadapi persaingan, serta mampu mendayagunakan setiap sumber yang ada, baik material, personal maupun finansial.

Kegiatan ekonomi dalam bidang ekonomi, bergerak dan bernaung dalam lembaga-lembaga ekonomi yang berupa perusahaan atau pereseroan, yang bergerak dalam produksi, jasa, dan pelayanan. Dalam memiliki bidang usaha, hendaknya kiita mengadakan pertimbangan yang matang. Beberapa pertimbangan antara lain sebagai berikut.
  1. Kecakapan berusaha yang kita miliki belum tentu berguna bagi masyarakat disekitar kita.
  2. Kesulitan dalam suatu bidang usaha dimasa lamau belum tentu berulang dimasa depan.
  3. Keberhasilan orang lain dalam suatu bidang usaha, belum tentu mampu kita tangani.
  4. Bidang usaha yang dapat berkembang di suatu tempat, belum tentu dapat berkembang di tempat lain.

Pertimbangan lain yang kita gunakan dalam memilih bidang usaha adalah faktor kesempatan dalam lingkungan. Adapun kesempatan memilki bidang usaha ini dapat tersedia, karena hal-hal berikut.
  1. Membanjirkan permintaan masyarakat dalam bidang tertentu, baik berupa barang maupun jasa.
  2. Kurang saingan dalam bidang yang kita jalankan.
  3. Adanya kemampuan yang menyakinkan untuk menyaingi usaha yang telah dilakukanorang lain.
  4. Teridentifikasinya permintaan masyarakat terhadap suatu produk, terutama dalam menghadapi hal-hal tertentu, seperti lebaran, natal atau tahun baru.
Disamping hal-hal diatas, perlu juga dipertimbangkan hal-hal sebagai barikut.
  1. Keuntunga yang akan diperoleh.
  2. Perkintaan konsumen.
  3. Modal keuangan.
  4. Risiko yang mungkin terjadi.
  5. Jumlah tenaga kerja.
  6. Bahan dan bahan mentah.
  7. Kemampuan mengelola.
  8. Persaingan.
  9. Peralatan dan fasilitas produksi.
  10. Prospek usaha di masa yang akan datang.
  11. Peraturan pemerintahan.
  12. Pemasaran.
  13. Transportasi dan sebagainya.

Ciri-ciri kewirausahaan
Tidak semua dapat dan mampu menjadi wirausaha, karena persyaratan yang dibutuhkan untuk menjadi wirausaha, bukan sekedar berapa besar modal yang harus dimiliki, melainkan ada aspek lain yang perlu diperhatikan, khususnya aspek mental dan kepribadian.

Secara umum wirausaha adalah orang yang memiliki potensi untuk berprestasi dan berkepribadian kuat. Dalam kondisi dan situasi apapun untuk berprestasi dan berkepribadian kuat. Dalam kondisi dan situasi apapun, sesorang wirausaha mampu menolong dirinya sendiri, tanpa menunggu uluran tangan dari orang lain. Bahkan tidak mau bergantung pada faktor alam, misalnya cuaca, panas, dingin, dan hujan. Mereka pantang menyerah dan selalu berusaha, bertahan dari tekanan alam, bahkan jika perlu berusaha mendudukkan alam tempat ia hidup dan berpijak.

Dari hasil pengamatan terhadap beberapa pengusaha pengusaha Indonesia yang tangguh, unggul dan sukses, sebagian besar dari mereka memiliki dan melakukan tindakan sebagai berikut.

Kualifikasi dasar pengusaha yang baik atau wirausaha yang andal.
Seorang wirausaha yang handal memiliki karakteristik sebagai berikut.
  1. Memiliki rasa percaya diri dan sikap mandiri yang tinggi untuk berusaha mencari penghasilan dan keuntungan melalui perusahaan.
  2. Mau dan mampu mencari dan menangkap peluang usaha yang menguntungkan, serta melakukan apa saja yang perlu untuk memanfaatkannya.
  3. Mau dan mampu untuk bekerja keras dan tekun dalam menghasilkan barang dan jasa, serta mencoba cara kerja yang lebih tepat dan efisien.
  4. Mau dan mampu berkomunikasi, tawar-menawar dan musyawarah dengan berbagai pihak yang besar pengaruhnya pada kemajuan usaha, terutama para pembeli atau pelanggan.
  5. Menghadapi hidup dan menangani usaha dengan terencana, jujur, hemat, dan disiplin.
  6. Mencintai kegiatan usaha dan perusahaannya, serta lugas dan tangguh, tetapi cukup luwes dalam melindunginya.
  7. Mau dan mampu meningkatkan kapasitas diri sendiri dan kapasitas perusahaan dengan memanfaatkan dan memotivasi orang lain, serta melakukan perluasan dan pengembangan usaha dengan risiko yang tidak terlalu besar.
  8. Berusaha mengenal dan mengendalikan lingkungan serta menggalang kerja sama yang saling menguntungkan dengan berbagai pihak yang berkepentingan terhadap perusahaan.


Ciri dan cara wirausaha tangguh
Adapun ciri-ciri dan cara-cara wirausaha yang tangguh antara lain sebagai berikut.
  1. Berfikir dan bertindak secara strategis dan adaptif terhadap perubahan yang terjadi dalam upaya mencari peluang keuntungan, termasuk yang mengandung risiko yang agak besar dan dalam mengatasi berbagai masalah.
  2. Selalu berusaha untuk mendapatkan keuntungan melalui berbagai keunggulan dalam memuaskan pelanggan.
  3. Berusaha mengenal dan mengendalikan kekuatan dan kelemahan perusahaan (dan pengusahanya) serta meningkatkan kemampuan dengan sistem pengendalian intern.
  4. Selalu berusaha meningkatkan kemampuan dan ketangguhan perusahaan terutama dengan pembinaan, motivasi, dan semangat kerja, serta pemupukan pemodalan.


Ciri dan cara wirausaha unggul
Adapun ciri-ciri dan tindakan yang dilakukan oleh wirausaha unggul sebagai berukut.
  1. Berani mengambil risiko yang ditunjang oleh kemampuan untuk memperhitungkan akibatnya dan berusaha menghindarinya.
  2. Selalu berusaha mencapai dan menghasilkan karya bakti yang lebih baik untuk pelanggan, pemilik, pemasok, tenaga kerja, masyarakat, bangsa dan negara.
  3. Antisipasi terhadap perubahan dan akomodasi terhadap lingkungan.
  4. Kreatif dalam mencari dan menciptakan peluang pasar, serta dalam meningkatkan produktifitas dan efisiensi.
  5. Selalu meningkatkan keunggulan dan citra perusahaan melalui investasi baru di berbagai bidang.  


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

DAMPAK MEROKOK BAGI KESEHATAN MANUSIA 1. Dampak pada pernapasan manusia     Disini kita akan membahas mengenai asap r...